22/03/2026
Seperti biasa, menjelang pergantian tahun baru Jawa kami berencana untuk menghabiskan malam di puncak Lawu bersama dengan beberapa rekan yang memiliki hobi yang sama. Karena domisili kami berbeda kota, jauh hari sebelumnya kami sudah janjian untuk ketemu di Cemoro Sewu.
Singkat cerita, setelah semua sudah datang kalau tidak salah waktu itu ada 5 orang termasuk saya karena satu teman yang lain berhalangan datang. Meski ganjil, kami tetap memutuskan naik meski mitosnya jika ganjil akan banyak hal gangguan dalam pendakian. Kita niati bismillah saja dengan maksud yang baik insya Allah tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Jam menunjuk pukul 15.30 an kami berlima memutuskan naik dengan pertimbangan sebelum tengah malam sudah sampai di puncak. Paling tidak selambat-lambatnya pukul 23 malam sudah sampai puncak. Seperti halnya gunung-gunung yang lain, gunung Lawu juga punya seabrek pantangan- pantangan yang harus kita patuhi. Saking seabregnya hingga banyak pendaki pemula yang urung naik, karena grogi akan mitos yang ada di gunung Lawu yang berketinggian 3265 mdpl ini. Meski demikian, banyak pendaki yang berpendapat jika gunung Lawu adalah salah satu yang paling indah meski terbalut oleh kemistisannya. Hal ini sudah nampak pada Pos 5 yang selalu ada sesajinya.
Lanjut di komentar👇🏻👇🏻👇🏻