05/06/2025
Koloni besar penguin Adélie di Antarktika ternyata memainkan peran penting dalam pembentukan awan yang dapat membantu mendinginkan iklim. Penelitian yang dilakukan oleh Matthew Boyer dari University of Helsinki menemukan bahwa amonia yang berasal dari kotoran penguin dapat mempercepat pembentukan partikel di atmosfer, yang kemudian menjadi inti kondensasi bagi uap air untuk membentuk awan.
Di udara bersih dan dingin Antarktika, partikel pembentuk awan sangat langka karena minimnya debu, vegetasi, atau polusi. Namun, senyawa asam sulfat yang dihasilkan oleh emisi alami fitoplankton di perairan sekitar benua tersebut dapat membentuk partikel kecil. Konsentrasi amonia yang tinggi—seperti yang ditemukan dari koloni penguin yang berjumlah sekitar 60.000 ekor—terbukti dapat meningkatkan pembentukan partikel asam sulfat ini hingga seribu kali lipat, menciptakan lebih banyak awan yang mampu memantulkan sinar matahari dari permukaan bumi.
Penelitian Boyer menunjukkan bahwa saat angin bertiup dari arah koloni penguin, konsentrasi amonia di udara meningkat drastis dibandingkan udara dari arah lain. Peningkatan ini juga berlangsung hingga beberapa minggu setelah para penguin meninggalkan koloni. Karena awan yang terbentuk di atas lautan memiliki efek mendinginkan, hal ini menandakan bahwa penurunan pop**asi penguin akibat perubahan iklim seperti pencairan es laut bisa mengurangi pembentukan awan dan memperparah pemanasan di wilayah tersebut.