06/01/2023
Kerupuk, siapa yang tidak tahu dengan makanan ini. Olahan dari bahan dasar kulit sapi atau tepung tapioka yang diberi perasa dan rempah-rempah, kemudian diolah, dikukus, di potong tipis kemudian di jemur, dan terakhir digoreng (bisa dengan minyak, pasir, atau dibakar).
Sejarah kerupuk di Indonesia atau di Nusantara menurut sejarawan kuliner universitas Padjadjaran bernama Fadly Rahman.
Secara singkat sejarah kerupuk di daerah kepulauan jawa ada sekitar abad ke 9 dan abad ke 10
Hal tersebut berdasarkan prasasti batu pura, disitu disebutkan soal kerupuk rambak, pengertiannya sendiri adalah kerupuk kulit yang berasal dari kulit sapi atau kulit kerbau.
Yang kemudian menyebar keseluruh Nusantara.
Seiring berkembangnya peradaban dan karena bahan kulit pun mulai mengalami kesulitan untuk memperoleh nya, akhirnya beralih ke tepung tapioka, karena memang singkong sebagai bahan dasar tepung tapioka sangat melimpah di bumi Nusantara.
Kemudian berkembang dan tersebar luas hingga begitu banyak jenis dan nama yang beragam, ada kerupuk rambak atau kerupuk kulit, kerupuk ikan, kerupuk udang, kerupuk aci, kerupuk bawang, kerupuk gendar, kerupuk Palembang dan masih banyak lagi jenisnya di bumi Nusantara ini.
Dengan keanekaragaman budaya dan kuliner di Nusantara, kalau bukan kita sendiri sebagai pribumi yang menjaga melestarikan nya, siapa lagi?
Kerupuk hAchi berusaha ikut berpartisipasi dalam melestarikan kuliner Nusantara.
Olahan kuliner Nusantara tidak kalah dengan olahan modern
Informasi lebih lengkap soal Kerupuk Hachi bisa chat atau inbox
Sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kerupuk
https://youtu.be/07U8bNieWGE
https://youtu.be/erfGH4DMBbk