15/03/2026
Kadang, perjalanan menjadi seorang ibu dimulai jauh sebelum seorang bayi hadir di rahim.
Ia dimulai dari doa-doa yang diucapkan pelan sebelum tidur, dari dada yang terasa sesak setiap kali ada pertanyaan, โKapan nyusul?โ, dari senyum yang dipaksakan meski hati remuk perlahan.
Ada hari di mana kamu merasa kuat, yakin bahwa waktumu akan datang.
Tapi ada juga malam-malam panjang ketika kamu hanya bisa menatap langit, berharap Tuhan mendengar sedikit lebih dekat.
Dan itu wajarโฆ
Karena menunggu bukan berarti kamu lemahโjustru karena kamu kuat, kau mampu bertahan sejauh ini.
Pejuang garis dua selalu punya caranya sendiri untuk bangkit.
Setiap hasil test pack yang belum sesuai harapan, tidak memadamkan semangatโฆ hanya mengajarkan bahwa kamu masih diberi waktu untuk bersiap jadi ibu yang lebih hebat.
Setiap doa yang kamu bisikkan, meski kadang terasa sama, tetap melayang ke langit dan dicatat satu per satu.
Dan tahukah kamu?
Tuhan tidak pernah lupa.
Bahkan ketika kamu merasa sendirian, sebenarnya langkahmu sedang diatur, hatimu sedang dipersiapkan, dan rahimmu sedang Allah jaga hingga nanti ditempatkan jiwa kecil yang paling tepat.
Tahun iniโฆ
Semoga jadi tahun di mana tangis kecil itu akhirnya terdengar.
Tahun di mana dua garis itu akhirnya muncul tanpa kamu ulang-ulang lihat karena takut salah.
Tahun di mana kamu bisa menangis bukan karena lelah menunggu, tapi karena doamu akhirnya dijawab.
Untuk kamu yang membaca sampai siniโฆ
Peluk jauh dariku.
Semoga ada kabar baik yang datang dengan cara paling indah.
Semoga tahun ini hamil.
Semoga perjalananmu menuju buah hati dipenuhi kekuatan, cinta, dan keajaiban yang tak disangka-sangka. โค๏ธ