27/03/2025
cerpen singkat dari kisah cinta A dan M:
---
"Tatapan Pertama, Surat Pertama"
Di sebuah sekolah kecil di sudut (awee-tadi) SMP N 1obano, A duduk di bangku kelas 9 SMP. Hidupnya biasa-biasa saja, sampai suatu hari matanya tak sengaja bertemu dengan seseorang yang berbeda. M, kakak kelas dari SMA tingkat atas, kelas 11. Bagi A, itu bukan sekadar tatapan biasa—itu adalah tatapan pertama yang membekas dalam hati.
M bukan seseorang yang sering bicara banyak. Tapi dari kejauhan, M memperhatikan A. Tatapan demi tatapan, diam-diam perasaan itu tumbuh. Dan pada suatu sore yang tenang, A menerima sesuatu yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya—secarik surat cinta.
Tangan A gemetar saat membukanya. Tulisannya sederhana, tapi hangat dan jujur. M mengaku bahwa setiap kali melihat A, ada sesuatu dalam hatinya yang tak bisa ia jelaskan. Ia tahu mereka berbeda usia, berbeda dunia. Tapi rasa itu nyata.
A terdiam lama. Tapi entah mengapa, hatinya pun berdebar saat membaca surat itu. Ia membalas, tidak dengan kata-kata indah, tapi dengan penerimaan. Dan dari sanalah semuanya bermula.
A dan M mulai mengenal satu sama lain, berbagi cerita lewat tulisan, kadang lewat tatapan dari kejauhan. Mereka tak butuh banyak kata, karena hati mereka sudah saling menyentuh.
Di antara riuhnya sekolah dan waktu yang terus berjalan, kisah mereka tumbuh pelan-pelan. Bukan cinta yang penuh drama, tapi cinta pertama yang lembut dan tak terlupakan. Bagi A, M adalah orang pertama yang membuatnya jatuh, dan bagi M, A adalah alasan ia percaya pada perasaan yang datang tanpa alasan.
---karya by: moye