Pusat Bisnis Kota Malang Jawa Timur

Pusat Bisnis Kota Malang Jawa Timur Pusat Bisnis Kota Malang Jawa Timur. Media Penyebaran Informasi Even dan UMKM .INFO 0895344661346

Cek Implora Urban Lip Cream Matte - BPOM Lipcream Lipstick Lipstik dengan harga Rp17.450. Dapatkan di Shopee sekarang! h...
15/04/2026

Cek Implora Urban Lip Cream Matte - BPOM Lipcream Lipstick Lipstik dengan harga Rp17.450. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/60NgKEJB4O

Cek Pijakan Kaki Foot Step Belakang Satria Fu Karbu CBU CKD Barong Facelift Satria Fu Fi Raider Fi Original SGP dengan h...
08/04/2026

Cek Pijakan Kaki Foot Step Belakang Satria Fu Karbu CBU CKD Barong Facelift Satria Fu Fi Raider Fi Original SGP dengan harga Rp465.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/4qBY366xtk


Cek Bendik Stater Suzuki GSX R S 150 Relay Starting Assy Original SGP dengan harga Rp145.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/6Agvdbzedw


Cek Filter Saringan Oli Satria Fu Fi Satria Karbu CBU Barong Facelift GSX R S 150 Kode 45H20 Original SGP dengan harga Rp15.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/5AoORp2Jqh

16/03/2026

Cek Pisau Saku Lipat Mini Pisau Lipat Pisau Kecil W46 Survival Tool Knife dengan harga Rp20.050. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/BP7LAIIfX

01/12/2025

Kisah Kakek Gary Iskak.

Artis Gary Iskak meninggal dunia, namun kisah hidup kakeknya tidak kalah menarik, Raden Iskak. Dia guru, atlet, pejuang, pencipta lagu "Tanah Airku", tentara, hingga sutradara film. Namun gak dapat gelar pahlawan 🙊

Berikut secuil cerita pada suatu malam di Surabaya.
***

Pada suatu malam, di akhir Oktober 1945, Iswahyudi mengapeli Suwarti. Penerbang muda ini rupanya sedang jatuh cinta kepada cewek yang saat itu tinggal di rumah kakaknya di Tambaksari.

Kakak Suwarti, Iskak, dulunya pemain sepakbola. Kemudian jadi guru olahraga Hollandsch Chinese School (HCS) Bubutan. Sekarang eks sekolah itu jadi kompleks ruko Baliwerti.

Gelar ningratnya dihapus saat sekolah di Belanda, dan mengganti namanya biar lebih keren menjadi Robert Maria Iskak. Komposisi penamaan yang tidak lazim. Karena itulah dia tidak tidak memakainya dalam pergaulan dan lebih s**a dipanggil Bob.

Lelaki Tegal, kelahiran 1912 ini beristri perempuan Belanda bernama Alida van de Kuinder. Iskak menikahi Alida waktu bersekolah guru di Belanda. pada 1938 di Hilversum.

Dari perkawinan itu lahirlah Robertus Armand Iskak alias Boy (1939), Indriati Gerard Bernardina alias Indriati Iskak (1942), Elizabeth Bebasari alias Alice Iskak (1947), dan Irwan Iskak. Nama terakhir inilah bapaknya Gary.

Di malam ketika Iswahyudi mengapeli Suwarti, sekelompok pemuda bersenjata merangsek ke rumah Iskak. Rusaklah kemesraan dua sejoli itu. Gagal romantis.

Iskak dan Iswahyudi pun diciduk para pemuda dan jadilah mereka tawanan atas nama revolusi Surabaya.

Menurut Suhario Padmodiwirio alias Hario Kecik dalam Memoar Hario Kecik (1995), “Iskak ditangkap karena istrinya adalah wanita Belanda” (hlm. 162).

Di masa revolusi Surabaya, sentimen anti-Belanda sedang jadi demam. Benci Belanda ibarat tiket menuju surga. Tentu saja Iskak pusing. Hanya istrinya seorang Belanda, lantas jadi politis. Tuduhan terhadapnya sangat serius: mata-mata Belanda. Ancamannya hukum mati.

Iswahyudi juga dapat tuduhan sama gara2 pernah jadi penerbang andalan Belanda 1942-1944. Kepada Hario Kecik, perwira Polisi Tentara Keamanan Rakyat (PTKR) Surabaya, tempat Iswahyudi dan Iskak ditahan, Iswahyudi meyakinkan soal masa lalunya. Ia mengakui karirnya itu, namun dia tetap pro Indonesia merdeka.

Is bilang, dia DO dari sekolah kedokteran NIAS Surabaya masuk latihan penerbangan di Vrijwilligers Vliegers Corps (Korps Penerbang Sukarela) di Kalijati, Subang, dapat bintang Klien Militarie Brevet, termasuk pemuda Agustinus Adisutjipto.

Tahun 1944 menyerbu Jawa, namun ditangkap Jepang, dan dibebaskan setelah jadi tawanan dan dipekerjakan di kantor Gubernur Jawa Timur. Dia berkenalan dengan banyak pejuang ikut barisannya.
***

Setelah bebas itulah Iswahyudi bertemu Suwarti.

Waktu dalam tahahan PTKR, Iskak dan Iswahyudi bertemu Soerjoatmodjo alias Suyanto alias Soerjo, tetangga Hario Kecik di Plampitan.

Ini unik lagi dasar tuduhan pro Belandanya. Soerjo juga pernah ke Belanda waktu kecil. Sebagai wakil Nederlands Indische Padvinders Vereeniging (NIVP), Soerjo bersalaman dengan Ratu Wilhelmina dan dijepret dalam album yang disimpan Soerjo. Foto itu jadi sumber malapetaka Soerjo.

Orang yang sangat percaya jika Soerjo mata-mata Belanda, adalah Brodin alias Mayor Sabaruddin Nasution. Dia adalah salah satu komandan PTKR Surabaya yang dikenal karena kebrutalannya di garis belakang front Surabaya ( Drs. Moekhardi dalam R. Mohamad Dalam Revolusi 1945 Surabaya.hlm. 125).

Padahal Brodin kawan lama Soerjo waktu jadi perwira PETA. Tapi Brodin juga membencinya. Di asrama PETA, dia merasa dianaktirikan Daidancho Mohammad—yang mengizinkan Soerjo untuk ikut latihan jadi chudancho (setara kapten), sementara Sabaruddin tetap syodancho (setara letnan) saja.

Sabaruddin tak hanya kalah dalam urusan asrama. Dalam urusan asmara, Soerjo telah memenangkan hati Indriyati anak Bupati Sidoarjo. Inilah dendam asmara dalam revolusi.

Kecik menyadari kesalahpahaman ini bahkan merasa kasihan. Ketiganya lantas dilepas. Namun Situasi di luar tidak aman dan saling curiga. Maka Iskak dan Iswahyudi disiapkan penyamaran dengan seragam pejuang PTKR, sebelum keluar. Anehnya, Soerjo ogah, dia langsung pamit pergi.

Soerjo apes lagi, Esoknya dia ditangkap pemuda bersenjata dari Pemuda Republik Indonesia (PRI) di dekat Penjara Kalisosok. Lagi-lagi dianggap mata-mata kabur.

Kecik mendengar informasi itu dan Soerjo pun dijemput Kecik dengan sepeda motor. Sorenya, Brodin mendatangi Kecik untuk mencari Soerjo, tapi Soerjo tidak ditemukan.

Namun, beberapa hari setelahnya Soerjo kena apes lagi. Informasi sampai ke telinga Kecik jika Soerjo dihabisi Brodin alias Sabaruddin yang kalah dalam urusan asrama dan asmara itu.
***

Pak guru Iskak nyawanya selamat, belakangan dia ikut pertempuran Surabaya November 1945, mundur ke selatan, berperang gerilya, lantas masuk sekolah militer tahun 1946.

Iswahyudi masuk penerbang, Iskak masuk angkatan laut. Iswahyudi akhirnya benar2 menikahi adik Iskak 1946. Nahas. Setahun berikutnya, 1947, Iswahyudi gugur dalam perang. Namanya sekarang jadi nama pangkalan udara AU Iswahyudi Magetan.

Iskak selamat, dia melanjutkan perang 1947-1949, beberapa kali tertangkap musuh dan bebas. Berkali-kali hampir mati. Belakangan dia merintis Pas**an Katak di kesatuannya, AL.

1952 Iskak berganti profesi. Dia terjun ke Film. Dia mendirikan usaha produksi Film Gajah Rama Film. Bikin empat film mulai 1953-1975.

Dua anaknya jadi artis top era itu. Boy dan Indriati. Wajah indo keduanya jadi kelebihan. Dua cucunya, Gary dan Reynaldi, juga ikut jejak kakeknya.

Iskak berumur panjang. Raden Iskak, alias Robert Maria Iskak, alias Bob meninggal 2002 di Jakarta, pada usia 90 tahun. Dimakamkan di kuburan umum. TPU Tanah Kusir.

29/10/2025
27/10/2025
27/10/2025
16/07/2025
14/07/2025

Address

Jalan Tugu No 01
Malang
65113

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pusat Bisnis Kota Malang Jawa Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category