Trisman Prabumulih72

Trisman Prabumulih72 pebisnis handal

17/04/2025

Santapan Harian
Memberi yang Terbaik
Imamat 27:25-34

Bagian ini menjelaskan ada persembahan yang tidak boleh digunakan untuk bernazar. Setiap anak sulung, baik manusia maupun hewan adalah milik TUHAN sehingga tidak boleh dipersembahkan untuk nazar (26). Demikian juga segala milik seseorang yang telah dikhususkan untuk TUHAN, baik itu manusia, hewan maupun ladang tidak boleh dijual dan tidak boleh ditebus karena itu adalah milik TUHAN (28).

Persembahan lain yang tidak boleh digunakan untuk bernazar adalah persembahan persepuluhan karena persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN (30). Tetapi untuk persembahan persepuluhan, TUHAN masih memberikan kesempatan bagi mereka yang mau menebus sebagian dengan menambah seperlima dari jumlah yang ada (31). Selain itu, persembahan persepuluhan dari lembu sapi atau kambing domba tidak boleh dipilih-pilih mana yang baik dan buruk atau ditukar yang baik dengan buruk. Jika mereka mau menukar, maka mereka harus menukar yang sama baiknya atau lebih baik dari yang ada dan tidak boleh ditebus (33).

Dari peraturan ini kita dapat menemukan prinsip utama dari persembahan persepuluhan, yaitu memberi yang terbaik dengan sukarela dan sukacita sebagai wujud kasih dan hormat kita kepada Allah yang telah terlebih dahulu memberi yang terbaik bagi kita. Prinsip ini tentunya bukan hanya berlaku dalam memberikan persepuluhan, melainkan juga dalam setiap persembahan yang kita berikan kepada Allah. Sebab, semua yang kita punya adalah milik-Nya sehingga memberi yang terbaik dalam setiap persembahan kita adalah hal yang harus kita lakukan.

Mari kita persembahkan yang terbaik kepada Allah dalam setiap kesempatan yang Allah beri. Kiranya rasa syukur dan kesadaran akan siapa Allah terus memotivasi kita untuk memberi yang terbaik kepada Allah dengan sukacita dan penuh sikap hormat. Kiranya persembahan kita tidak berhenti hanya pada harta benda, namun keseluruhan hidup kita pun dapat kita persembahkan kepada Allah. Semua itu demi memuliakan Dia. [STG]

13/04/2025

Renungan🤍🕊️
13 April 2025

Yesus masuk Yerusalem bukan dengan kemegahan duniawi, tetapi dengan kerendahan hati - menunggangi seekor keledai.

Ia tahu penderitaan menantinya, namun kasih-Nya lebih besar dari rasa takut.

Minggu Palma mengingatkan kita bahwa kemenangan sejati lahir dari ketaatan dan pengorbanan.

Mari sambut Yesus dalam hidup kita bukan hanya dengan sorak-sorai, tetapi dengan hati yang mau taat sampai akhir.

Hosana bagi Anak Daud! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!
(Matius 21:9)

04/04/2025
04/04/2025

Somewhere near Glen Etive in the Scottish Highlands, this weather-beaten red box stands like a ghost of connection.
No signal. No dial tone. Just the soft echo of voices carried off by the wind.
Time hasn’t been kind — but maybe that’s the beauty of it.

📍Glen Etive, Scotland — where even the forgotten corners whisper poetry.

I stumbled on this during a cold, quiet walk… and couldn’t look away.

Would you restore it — or let it rust in peace, telling stories in silence and rain?





04/04/2025

Santapan Harian
Hidup yang Dipersembahkan
Imamat 24:5-9

Dalam bacaan hari ini, terdapat makna penting tentang mempersembahkan hidup kita bagi Allah. Sebagai orang yang telah ditebus dengan darah Kristus, hidup kita adalah milik Allah. Hal ini bukan hanya diketahui sebagai ajaran Perjanjian Baru, melainkan sudah nyata terlihat dalam roti sajian di dalam Perjanjian Lama.

Di atas meja roti sajian yang dibuat dari emas murni di Ruang Kudus, selalu ada 12 roti bundar yang diletakkan di atasnya dalam dua susun (6). Kemenyan murni harus dibubuhkan di atas tiap-tiap susun dan kemenyan itulah yang harus menjadi bagian peringatan dari roti itu, suatu kurban oleh api bagi TUHAN (7). Setiap Sabat roti itu harus diatur di hadapan TUHAN (8). Roti yang lama adalah untuk Harun dan keturunannya, dan mereka harus memakannya di suatu tempat yang kudus sebab itulah bagian mahakudus baginya dari segala kurban oleh api bagi TUHAN (9).

Dua belas roti bundar yang dipersembahkan mewakili 12 suku Israel. Roti yang disajikan tidak dibakar. Jadi, supaya dapat dipersembahkan kepada TUHAN, maka di atas setiap susun roti yang masing-masing terdiri dari 6 roti bundar, dibubuhkan kemenyan murni. Kemenyan inilah yang menjadi kurban oleh api bagi TUHAN. Hal ini melambangkan bahwa kedua belas suku Israel dipersembahkan kepada TUHAN.

Paulus menasihatkan untuk mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah. Itu adalah ibadah kita yang sejati (bdk. Rm 12:1). Sama seperti 12 suku Israel, kita seharusnya mengerti bahwa hidup kita merupakan hidup yang dipersembahkan kepada Allah. Hal ini berarti tujuan hidup kita adalah menjalankan misi dan visi dari Allah, yaitu melakukan setiap pekerjaan baik yang telah Allah persiapkan bagi kita (bdk. Ef 2:10).

Janganlah mengeraskan hati dengan menuruti hawa nafsu. Kita perlu bertobat jika kita masih menjalani hidup hanya seturut kehendak kita. Mari kita bertekad dan berkomitmen untuk menjalani hidup sesuai dengan kehendak Allah sebagai hidup yang dipersembahkan secara total kepada-Nya. [INT]

Baca Gali Alkitab 1

Imamat 24:5-9

Roti sajian dibuat dari tepung terbaik, hal itu berarti persembahan kepada Allah haruslah yang terbaik yang dapat kita berikan. Dua belas roti melambangkan kedua belas suku Israel, maknanya adalah seluruh bangsa dipersembahkan kepada Allah.

Adanya korban api-apian memiliki maksud bahwa persembahan kita harus disertai dengan doa dan penghormatan kepada Allah. Pembaruan roti setiap hari Sabat berkait dengan hubungan yang berkelanjutan dan ketergantungan umat kepada Allah. Roti sajian ini menjadi hak khusus bagi imam-imam, artinya ada peran penting mereka dalam ibadah dan sebagai perantara antara Allah dan umat.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang Allah perintahkan untuk diambil dan dibakar? (5)
2. Bagaimana roti sajian itu disusun? (6)
3. Apa yang harus dibubuhkan ke atas susunan roti sajian? (7)
4. Kapan roti itu disajikan di hadapan Allah? (8)
5. Untuk siapakah roti itu dan di mana roti itu dimakan? (9)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa makna tepung terbaik untuk membuat dua belas roti bundar yang harus dibakar?
2. Apakah Anda selalu memberikan yang terbaik kepada Allah dalam segala aspek kehidupan Anda?
3. Hal apa saja dalam ibadah Anda yang perlu Anda perbaiki agar lebih sesuai dengan kehendak Allah?
4. Ceritakanlah kesetiaan dan kedisiplinan Anda dalam beribadah.
5. Peran apa yang Allah berikan kepada Anda dalam membangun komunitas iman, dan bagaimana Anda menjalankannya?

Apa respons Anda?
1. Apa saja yang bisa Anda doakan untuk memperdalam hubungan Anda dengan Allah dalam saat doa Anda?
2. Apa saja yang bisa Anda tambahkan dalam komitmen Anda setiap minggu agar Anda makin serius melayani Allah?

Pokok Doa:
Mari kita doakan kesetiaan dan kedisiplinan kita dalam ibadah, dan makin memperbarui komitmen kepada Allah.

02/02/2025

RENUNGAN DAN DOA HARIAN KRISTEN LAYANAN DOA & KONSELING: (Gratis)Email: [email protected] Telp/Wa:+420774029511 (Pdt. Billy Tambahani)+62831154278...

02/02/2025

Santapan Harian
Allah Berdiam di Tengah Umat-Nya
Keluaran 26

Untuk membuat sebuah bangunan tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang, dari sketsa dan denah bangunan sampai material dan struktur yang akan dipakai. Setelah perencanaan itu matang, dibutuhkan ketaatan terhadap isi perencanaan supaya bangunan tersebut dapat didirikan dan digunakan sesuai tujuannya.

Sama halnya dengan itu, umat Israel harus membangun Kemah Suci sesuai dengan rancangan Allah yang telah Ia tunjukkan kepada Musa di atas Gunung Sinai.

Petunjuk Allah sangat terperinci, baik perlengkapan ibadah maupun bangunan itu sendiri. Rancangannya menyeluruh mulai dari kain tenda dari linen halus dengan kait emas (1-6), kain tenda dari bulu kambing dengan kait tembaga (7-14), hingga papan dari kayu akasia dengan alas perak (15-25), kayu lintang dari kayu akasia dengan tabir pemisah (26-35), dan tirai dengan tiangnya (36-37).

Dari 41 kali kemunculan kata "harus" dalam perikop ini (TB2), kita melihat bahwa petunjuk Allah merupakan perintah yang wajib dilaksanakan umat-Nya karena berulang kali ditegaskan.

Oleh karena itu, umat Israel harus bersedia menaati kehendak Allah sampai kepada hal-hal yang terkecil sekalipun. Mereka harus membangun dengan kesadaran bahwa apa yang mereka bangun bukan tempat kediaman mereka, melainkan tempat kediaman Allah di mana Ia menyatakan diri-Nya bagi umat Israel.

Sebagai bangsa yang memiliki Allah di tengah-tengah mereka, tentunya mereka bersukacita. Berulang kali mereka telah memberontak dan menyimpang dari kehendak-Nya, tetapi Allah tetap berkenan menunjukkan kasih-Nya dalam hidup mereka. Maka, mereka pun dipercaya Allah untuk menjalankan pekerjaan yang mulia bagi-Nya.

Demikian juga kita, orang percaya. Kita harus bersedia merespons segala perintah Allah dengan taat. Jika Allah telah bertakhta dalam hidup kita, Dia seperti mata air yang memberi kesegaran dan kekuatan baru bagi kita, kemuliaan-Nya akan terpancar dan terlihat oleh semua orang melalui kesetiaan dan ketaatan kita kepada perintah-Nya. [ERE]

30/01/2025
22/01/2025

RENUNGAN DAN DOA HARIAN KRISTEN LAYANAN DOA & KONSELING: (Gratis)Email: [email protected] Telp/Wa:+420774029511 (Pdt. Billy Tambahani)+62831154278...

22/01/2025

RENUNGAN DAN DOA HARIAN KRISTEN LAYANAN DOA & KONSELING: (Gratis)Email: [email protected] Telp/Wa:+420774029511 (Pdt. Billy Tambahani)+62831154278...

Address

Jalan Nias Prabumulih
Prabumulih
321113

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Trisman Prabumulih72 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category