Jefrizal boedak awak

Jefrizal boedak awak Calon DPRD Prov.Riau Dapil 5 (Kep.meranti, Dumai, Bengkalis) No.8 Dari PKB

11/01/2024
11/01/2024
Barakallah u fi umrik anak gadis kami, sehat selalu murah rezeki,jadi anak Solehah n kebanggaan ma n pa🎂🎂🎂🎂
02/10/2023

Barakallah u fi umrik anak gadis kami, sehat selalu murah rezeki,jadi anak Solehah n kebanggaan ma n pa🎂🎂🎂🎂

Mengulik kenangan
13/07/2023

Mengulik kenangan

16/06/2023

"MENCERDASKAN SUKU AKIT DAN JAMINAN BERKEADILAN DALAM BERBANGSA DAN BERNEGERI"

Suku Akit adalah salah satu Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang ada di Provinsi Riau. Sebagian besar suku ini menyebar di Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Menurut kami bahwa kata akit berasal dari kata rakit. Oleh karena itu Suku Akit dapat juga dikatakan sebagai Suku Rakit, Orang Rakit, atau Tukang Rakit. Hal ini dikarenakan sebagian besar kegiatan hidup mereka berlangsung di atas rumah rakit. Dengan rakit tersebut mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain di pantai laut dan muara sungai. Mereka juga membangun rumah-rumah sederhana di pinggir-pinggir pantai untuk dipergunakan ketika mereka mengerjakan kegiatan di darat.

Dalam perkembangan selanjutnya, kehidupan orang-orang Akit ini mengalami perubahan. Mereka yang dulu menempati rumah-rumah rakit maupun tinggal di tepi sungai berpindah masuk ke daratan (hutan). Bahkan ke wilayah daratan yang susah dijangkau. Hal ini akhirnya mempengaruhi pola hidup mereka.

Suku Akit dikenal sebagai suku yang taat terhadap adat istiadatnya. Sebagai contoh mereka masih percaya kepada hal-hal gaib dan ilmu magis. Hal ini tergambar pada upacara-upacara ritual dalam lingkaran kehidupan mereka. Dalam kehidupan sastra lisan mereka, yang sangat menyolok adalah mantera. Akan tetapi, kehidupan mereka semakin terusik ketika lahan tempat mencari makan dan tempat tinggal mereka semakin menyempit. Jika hal ini dibiarkan, maka tidak mustahil keberadaan Suku Akit akan punah atau hilang. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mempertahankan keberadaan suku ini.

Berdasarkan Keadaan ini kami dari LaskarMelayu Cendikiawan Muda tertarik untuk kembali menghidupkan serta menginspirasi budaya dan sastra lisan Suku Akit di Riau dan kepulauan Meranti khususnya, Wilayah yang dijadikan central pertemuannya adalah kampung cemaning yang terletak di Desa semukut kecamatan pulau Merbau.

Hasil dari pengalaman kami ketika berteman dengan kawan kami suku Akit ini menunjukkan bahwa sebagian besar kawan kami Suku Akit ini masih hidup dalam kemiskinan. Kesenjangan taraf hidup jika dibandingkan dengan masyarakat Melayu lainnya yang tinggal di Riau ini. Oleh karena itu dalam upaya untuk mengurangi kesenjangan kehidupan suku ini dengan masyarakat sekitarnya, maka kami terus menggesa pemerintah dan Pihak terkait agar mampu memberi jaminan kelayakan hidup, bantuan sosial, diantaranya pendidikan, pemberian bibit tanaman, dan rumah layak huni. Selain itu kami juga berharap pemerintah membangun infra struktur, berupa jalan semenisasi menuju pemukiman mereka. Menghidupkan Budaya leluhur mereka seperti hiburan dan sejenisnya, beberapa tradisi lisannya mengalami perubahan, di antaranya disebabkan oleh adanya interaksi dengan masyarakat di sekitarnya. Keberadaan sastra lisan suku ini juga semakin berkurang. Untuk itu agar tidak terjadi pengikisan Kebudayaan Asli Suku Akit ini kami mengajak sahabat kami suku Akit dalam melakukan Pertemuan lintas kampung dan bisa mengakomor semua kebutuhan Pokok dan akan setara dengan kehidupan masyarakat lainnya.
Jefrizal Centai

Address

Jln. Smea Selatpanjang Timur
Selatpanjang
28753

Telephone

+85271008809

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jefrizal boedak awak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jefrizal boedak awak:

Share

Category