11/07/2022
Momen hari raya Idul Adha adalah bertemu dengan sanak keluarga dan menikmati sajian aneka daging sapi maupun kambing. Namun demikian bagi pengidap hipertensi pantang makan daging kambing karena dapat menyebabkan tekanan darah semakin tinggi. Begitulah kepercayaan yang banyak beredar di kalangan masyarakat. Karena anggapan tersebut, tak sedikit penderita hipertensi yang memilih untuk menghindari segala macam olahan daging kambing. Apakah Anda salah satunya?
Mulai saat ini, Anda dapat kembali mengonsumsi daging kambing lagi. Mengapa? Ini karena anggapan yang menyebutkan bahwa daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah hanyalah bohong semata.
Berbagai studi ilmiah telah membuktikan bahwa daging kambing dan tekanan darah tidak memiliki hubungan apa-apa. Salah satu studi yang membuktikannya adalah sebuah penelitian di India yang dipublikasikan oleh Pubmed Central pada tahun 2014.
Dalam studi tersebut, peneliti membandingkan antara orang yang jarang makan daging, orang yang sering makan daging kambing, dan orang yang sering makan daging ayam. Hasilnya, keseringan mengonsumsi daging kambing maupun ayam tidak menyebabkan tekanan darah naik.
Namun, meski tak menyebabkan tekanan darah meningkat, bukan berarti Anda bisa mengonsumsi daging kambing sesuka hati. Anda tetap perlu membatasinya, sebab daging kambing mengandung sejumlah kolesterol di dalamnya. Beberapa ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi semua daging merah, termasuk daging kambing, tak lebih dari 90 gram per hari.