08/09/2026
Cooking Class & Bazar UMKM Kelurahan Candi Semarang, Ada Lomba Tumpeng dan Lomba Karaoke Campur Sari
//
Kelurahan Candi Semarang gelar Cooking Class dan Bazar UMKM. Acara dimeriahkan lomba menghias tumpeng dan menyanyi Campur Sari pada 5 September 2026.
SEMARANG - Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, menggelar Cooking Class dan Bazar UMKM pada Sabtu, 5 September 2026. Mengusung tema “Kreatif, Inovatif, Nikmat dan Berdaya Saing”, kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung di Balai Palupi RW 3 Kelurahan Candi sebagai upaya mendorong pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
Dengan semangat “Dukung Produk Lokal UMKM Kelurahan Candi”, acara berlangsung meriah melalui berbagai agenda yang melibatkan masyarakat. Selain bazar UMKM dan cooking class, kegiatan juga diisi dengan sejumlah perlombaan yang menjadi ruang bagi warga untuk mengembangkan kreativitas, menampilkan bakat, serta memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat di wilayah Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Cooking Class Jadi Ajang Belajar Kuliner
Salah satu kegiatan utama dalam acara tersebut adalah Cooking Class yang menghadirkan pemateri dari Dans Keik Bakery Semarang.
Cooking class diisi oleh Chef dan Barista Dans Keik Bakery Semarang yang memberikan pengetahuan serta praktik pembuatan berbagai makanan dan minuman kekinian. Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai proses pembuatan, tetapi juga dapat mengenal lebih jauh teknik pengolahan makanan dan minuman yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha.
Beberapa materi yang diberikan dalam cooking class antara lain :
- Roti Goreng
- Pizza
- Vanilla Matcha Latte
- Vanilla Coffee Latte
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan calon pelaku usaha, untuk mengembangkan produk kuliner yang kreatif, inovatif, nikmat, serta memiliki daya saing.
Mengenal Kreasi Vanilla Matcha Latte
Dalam sesi barista, peserta mendapatkan materi mengenai Matcha Latte, khususnya kreasi Vanilla Matcha Latte.
Menu yang diperkenalkan terdiri dari :
- Ice Vanilla Matcha Latte, yaitu sajian vanilla matcha latte dalam versi dingin yang cocok dinikmati dalam berbagai suasana.
- Hot Vanilla Matcha Latte, yaitu vanilla matcha latte yang disajikan hangat dengan karakter rasa matcha dan vanilla yang menarik.
Pengenalan minuman berbasis matcha tersebut dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM yang ingin menambah variasi menu minuman dalam usaha kuliner mereka.
Materi Coffee Latte untuk Pengembangan Produk UMKM
Selain matcha, peserta juga mendapatkan materi pembuatan Coffee Latte dengan kreasi Vanilla Coffee Latte.
Materi tersebut mencakup dua pilihan penyajian, yaitu :
- Ice Vanilla Coffee Latte
- Hot Vanilla Coffee Latte
Melalui materi tersebut, peserta dapat mengenal salah satu jenis minuman kopi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari menu usaha kuliner. Kreasi kopi dengan tambahan rasa vanilla juga dapat menjadi pilihan bagi UMKM untuk menghadirkan menu yang lebih variatif.
Lomba Menyanyi Campur Sari Meriahkan Acara di Kelurahan Candi
Tidak hanya menghadirkan kegiatan kuliner dan UMKM, rangkaian acara di Balai Palupi RW 3 Kelurahan Candi juga dimeriahkan dengan Lomba Menyanyi Campur Sari. Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Suarakan Bakat”, lomba ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kemampuan sekaligus ikut menjaga keberadaan seni dan budaya lokal.
Lomba menyanyi campur sari memberikan kesempatan kepada warga untuk menunjukkan bakat di bidang seni musik dalam suasana yang meriah dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana hiburan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
Melalui kegiatan seperti ini, seni campur sari dapat terus dikenalkan dan dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Perpaduan antara hiburan, kreativitas, dan pelestarian budaya diharapkan mampu menjaga kesenian lokal tetap hidup serta menjadi bagian dari aktivitas positif masyarakat Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Lomba Menghias Tumpeng Tampilkan Kreativitas Warga Kelurahan Candi
Kemeriahan kegiatan di Kelurahan Candi semakin lengkap dengan Lomba Menghias Tumpeng bertema “Kreasikan Rasa, Tunjukkan Pesona”. Lomba ini menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan kreativitas dalam mengolah sekaligus menyajikan hidangan tradisional dengan tampilan yang menarik.
Peserta tidak hanya ditantang menghadirkan cita rasa yang lezat, tetapi juga memperhatikan tampilan, kreativitas, dan konsep penyajian tumpeng. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengeksplorasi ide dalam mengemas makanan tradisional agar lebih menarik dan memiliki daya tarik bagi berbagai kalangan.
Lomba Menghias Tumpeng juga menjadi contoh bahwa kuliner tradisional dapat terus dikembangkan melalui kreativitas tanpa menghilangkan nilai budaya yang melekat. Kegiatan seperti ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kuliner lokal sekaligus menjadi wadah untuk melestarikan tradisi melalui cara yang lebih kreatif dan kekinian.
Bazar UMKM Dukung Produk Lokal Kelurahan Candi
Selain cooking class dan berbagai perlombaan, rangkaian kegiatan di Kelurahan Candi juga menghadirkan Bazar UMKM sebagai ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Melalui bazar, pelaku UMKM Kelurahan Candi dapat memperkenalkan sekaligus memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat.
Konsep bazar yang mengutamakan produk lokal memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun konsumen. Masyarakat dapat mengenal lebih dekat beragam produk buatan warga sekitar, sedangkan pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperluas jangkauan pasar dan menjalin interaksi langsung dengan calon konsumen.
Semangat “Dukung Produk Lokal UMKM Kelurahan Candi” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut. Dukungan masyarakat dengan memilih dan membeli produk lokal diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat perekonomian masyarakat di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Cooking Class dan Bazar Dorong UMKM Kelurahan Candi Semakin Kreatif dan Inovatif
Kegiatan Cooking Class dan Bazar UMKM Kelurahan Candi menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan semangat kewirausahaan masyarakat. Tidak sekadar menjadi agenda berkumpul dan bersilaturahmi, kegiatan ini memberikan ruang bagi warga dan pelaku usaha untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi produk lokal.
Mengusung tema “Kreatif, Inovatif, Nikmat dan Berdaya Saing”, kegiatan tersebut mendorong pelaku UMKM untuk terus melakukan pengembangan produk. Inovasi menjadi salah satu kunci penting bagi UMKM, khususnya di bidang kuliner, agar mampu menghadirkan produk yang menarik, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen di tengah persaingan usaha yang semakin beragam.
Cooking class memberikan tambahan pengetahuan mengenai pengolahan makanan dan minuman, sementara bazar menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mempraktikkan pemasaran secara langsung. Perpaduan edukasi dan praktik tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan UMKM Kelurahan Candi dalam mengembangkan usaha, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal di Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Wadah Kreativitas dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Candi
Balai Palupi RW 3 Kelurahan Candi menjadi wadah kreativitas dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memadukan kuliner, UMKM, seni, dan kreativitas warga. Perpaduan aktivitas tersebut menciptakan suasana yang menarik sekaligus membuka ruang interaksi antara pelaku usaha lokal dengan masyarakat.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM Kelurahan Candi untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat. Dengan semakin dikenalnya produk lokal, pelaku UMKM memiliki peluang untuk memperluas pasar, sementara masyarakat dapat mengenal lebih dekat beragam produk yang dihasilkan oleh usaha warga setempat.
Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan UMKM lokal. Dengan memilih, membeli, dan menggunakan produk UMKM Kelurahan Candi, masyarakat turut membantu memperkuat perekonomian warga sekaligus menjaga keberlanjutan kreativitas dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Semangat Dukung Produk Lokal, Cooking Class dan Bazar UMKM Digelar di Kelurahan Candi
Semangat mendukung produk lokal terus tumbuh di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Cooking Class dan Bazar UMKM Kelurahan Candi yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mendorong pengembangan produk UMKM lokal kepada masyarakat.
Tidak hanya menghadirkan edukasi kuliner dan bazar, kegiatan tersebut juga memadukan unsur seni budaya serta kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga diharapkan semakin tertarik untuk mengembangkan potensi usaha, keterampilan, maupun bakat yang dimiliki sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga dan lingkungan sekitar.
UMKM Kelurahan Candi memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, peningkatan kualitas produk, serta dukungan masyarakat. Kehadiran bazar menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun kedekatan dengan calon konsumen di wilayah Kecamatan Candisari dan Kota Semarang.
Cooking Class dan Bazar UMKM Kelurahan Candi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sehari. Momentum ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kewirausahaan, mengenalkan produk lokal, melestarikan seni dan budaya, serta mendorong pemberdayaan masyarakat agar UMKM di Kelurahan Candi semakin berkembang dan berdaya saing.
Kesimpulan
Kegiatan Cooking Class dan Bazar UMKM Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, menjadi wadah positif untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan semangat kewirausahaan masyarakat. Mengusung tema “Kreatif, Inovatif, Nikmat dan Berdaya Saing”, kegiatan ini memadukan edukasi kuliner, promosi produk UMKM, seni budaya, serta berbagai perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Melalui cooking class, masyarakat memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam mengolah makanan dan minuman, seperti roti goreng, pizza, Vanilla Matcha Latte, dan Vanilla Coffee Latte. Sementara itu, Bazar UMKM memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan Lomba Menyanyi Campur Sari dan Lomba Menghias Tumpeng. Kedua kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta ikut melestarikan seni, budaya, dan kuliner tradisional.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui perpaduan antara edukasi, kreativitas, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi lokal. Semangat “Dukung Produk Lokal UMKM Kelurahan Candi” diharapkan terus tumbuh sehingga masyarakat semakin bangga menggunakan dan membeli produk lokal. Dengan dukungan berkelanjutan dari masyarakat dan berbagai pihak, UMKM Kelurahan Candi diharapkan semakin berkembang, inovatif, memiliki pasar yang lebih luas, dan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian warga.