06/02/2026
Ibn al-Qayyim ุฑูุญูู
ููู ุงููู said:
โWhen the people of Jannah will reunite, they will remember all the times they spoke about Jannah in this world. They'll look back and laugh, at how short life was, and then smile, because beautiful is their final abode.
The people of paradise will have all that they desire. *One step into Jannah and they will remember no pain.* They will say they never suffered, they will say they never cried.
*A dip in Jannah.*
Oh how much we long for that moment. The moment where we reunite, we hug our loved ones once again. We forget about all the pain, and thank Allฤh for all the tests!
_How strange does it seem, that these tests which weigh a ton on our chest today will one day elevate us. Elevate us so high, that we will thank Allฤh. We will thank Him for testing us, for loving us and for giving us more than anyone could imagine.A place of eternity, vast, beautiful, peaceful._
Everything one can desire.
*Be patient, oh beautiful slaves of Allฤh, for our Lord is more Merciful than a mother is to her child.โ*
๐-[Al-Fawaid
Ibn al-Qayyim ุฑูุญูู
ููู ุงููู berkata:
โKetika penghuni surga berkumpul kembali, mereka akan mengingat semua waktu mereka berbicara tentang surga di dunia ini. Mereka akan menengok ke belakang dan tertawa, betapa singkatnya hidup, lalu tersenyum, karena tempat tinggal terakhir mereka sangat indah.
Penghuni surga akan mendapatkan semua yang mereka inginkan. *Satu langkah ke surga dan mereka tidak akan mengingat rasa sakit apa pun.* Mereka akan berkata bahwa mereka tidak pernah menderita, mereka akan berkata bahwa mereka tidak pernah menangis.
*Satu kali mencelupkan kaki ke surga.*
Oh betapa kita merindukan momen itu. Momen di mana kita berkumpul kembali, kita memeluk orang-orang terkasih kita sekali lagi. Kita melupakan semua rasa sakit, dan bersyukur kepada Allah atas semua ujian!
_Betapa anehnya, bahwa ujian-ujian yang hari ini sangat berat di dada kita suatu hari nanti akan mengangkat kita. Mengangkat kita begitu tinggi, sehingga kita akan bersyukur kepada Allah. Kita akan bersyukur kepada-Nya karena telah menguji kita, karena telah mencintai kita dan karena telah memberi kita lebih dari Siapa pun bisa membayangkannya. Sebuah tempat keabadian, luas, indah, damai.
Segala sesuatu yang diinginkan seseorang.
*Bersabarlah, wahai hamba-hamba Allah yang mulia, karena Tuhan kita lebih penyayang daripada seorang ibu kepada anaknya.โ*